Tanjung Bayang Makassar

Menatap secerca harapan yang berada jauh disana,berpikir akan sebuah jalan tuk ddapat meraihnya disuatu hari nanti, amin!!!

Pucak Teaching Farm

matahari pagi yang begitu cerah menghangatkan hidup ini

Wall

Bersandar sejenak dari hidup yang cukup berat.

Semangat Art

Seni yang bgitu indah dapat memberikan kita sebuah semangat dalam menjalani hidup ini.

This is me

Berbuatlah segera,sebelum engkau tak mampu lagi berbuat. By : Ibnu Ilmar

Sunday, August 21, 2011

ASUHAN KEPERAWATAN HALUSINASI


No.

Pasien

Keluarga

SPIP

SPIk

1.

Mengidentifikasi jenis halusinasi pasien

Mendiskusikan masalah yang dirasakan keluarga dalam merawat pasien

2.

Mengidentifikasi isi halusinasi pasien

Menjelaskan pengertian halusinasi, tanda dan gejala halusinasi, jenis halusinasi serta proses terjadinya halusinasi

3.

Mengidentifikasi waktu halusinasi pasien

Menjelaskan cara merawat pasien halusinasi

4.

Mengidentifikasi frekuensi halusinasi pasien

5.

Mengidentifikasi situasi yang menimbulkan halusinasi pasien

6.

Mengidentifikasi respon pasien terhadap halusinasi

7.

Mengajarkan pasien menghardik halusinasi

8.

Menganjurkan pasien memasukkan cara menghardik halusinasi dalam kegiatan harian

SPIIP

SPIIk

1.

Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien

Melatih keluarga mempraktekkan cara merawat pasien dengan halusinasi

2.

Melatih pasien mengendalikan halusinasi dengan cara bercakap-cakap dengan orang lain

Melatih keluarga melakukan cara merawat langsung kepada pasien halusinasi

3.

Menganjurkan pasien memasukkan ke dalam jadwal kegiatan harian

SPIIIP

SPIIIk

1.

Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien

Membantu keluarga membuat jadwal aktivitas di rumah termasuk minum obat (discharge planning)

2.

Melatih pasien mengendalikan halusinasi dengan cara mlakukan kegiatan (kegiatan yang biasa dilakukan di rumah)

Menjelaskan follow up pasien setelah pulang

3.

Menganjurkan pasien memasukkan ke dalam jadwal kegiatan harian

SPIVP

1.

Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien

2.

Memberikan pendidikan kesehatan tentang penggunaan obat secara teratur

3.

Menganjurkan pasien memasukkan ke dalam jadwal kegiatan harian

ASUHAN KEPERAWATAN DEFISIT PERAWATAN DIRI

No.

Pasien

Keluarga

SPIP

SPIk

1.

Menjelaskan pentingnya kebersihan diri

Mendiskusikan masalah yang dirasakan keluarga dalam merawat pasien

2.

Menjelaskan cara menjaga kebersihan diri

Menjelaskan pengertian, tanda dan gejala defisit perawatan diri, dan jenis defisit perawatan diri yang dialami pasien beserta proses terjadinya.

3.

Membantu pasien mempraktekkan cara menjaga kebersihan diri

Menjelaskan cara-cara merawat pasien defisit perawatan diri

4.

Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian

SPIIP

SPIIk

1.

Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien

Melatih keluarga mempraktekkan cara merawat pasien dengan defisit perawatan diri

2.

Menjelaskan cara makan yang baik

Melatih keluarga mempraktekkan cara merawat langsung kepada pasien defisit perawatan diri

3.

Membantu pasien mempraktekkan cara makan yang baik

4.

Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian

SPIIIP

SPIIIk

1.

Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien

Membantu keluarga membuat jadwal aktivitas di rumah termasuk minum obat (discharge planning)

2.

Menjelaskan cara eliminasi yang baik

Menjelaskan follow up pasien setelah pulang

3.

Membantu pasien mempraktekkan cara eliminasi yang baik

4.

Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian

SPIVP

1.

Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien

2.

Menjelaskan cara berdandan

3.

Membantu pasien mempraktekkan cara berdandan

4.

Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian

Sunday, July 3, 2011

MEMINDAHKAN PASIEN DARI TEMPAT TIDUR KE BRANGKAR

A. Pengertian:

Adalah memindahkan pasien yang mengalami ketidakmampuan, keterbatasan, tidak boleh melakkukan sendiri, atau tidak sadar dari tempat tidur ke brankar yang dilakukan oleh dua atau tiga orang perawat.

B. Tujuan:

memindahkan pasien antar ruangan untuk tujuan tertentu (misalnya pemeriksaan diagnostik, pindah ruangan, dll.)

C. Alat dan Bahan :

1. Brankar

2. Bantal bila perlu

D. Prosedur :

1. Ikuti protokol standar

2. Atur brankar dalam posisi terkunci dengan sudut 90 derajat terhadap tempat tidur

3. Dua atau tiga orang perawat menghadap ke tempat tidur/pasien

4. Silangkan tangan pasien ke depan dada

5. Tekuk lutut anda , kemudian masukkan tangan anda ke bawah tubuh pasien

6. Perawat pertama meletakkan tangan dibawah leher/bahu dan bawah pinggang, perawat kedua meletakkan tangan di bawah pinggang dan panggul pasien, sedangkan perawat ketiga meletakkan tangan dibawah pinggul dan kaki.

7. Pada hitungan ketiga, angkat pasien bersama-sama dan pindahkan ke brankar

8. Atur posisi pasien, dan pasang pengaman.

9. Lengkapi akhir protokol

Sumber;

Perry, Peterson, Potter; Buku Saku Keterampilan dan Prosedur Dasar

Azis Alimul Hidayat, S.Kp; Buku Saku Praktikum KDM