Tanjung Bayang Makassar

Menatap secerca harapan yang berada jauh disana,berpikir akan sebuah jalan tuk ddapat meraihnya disuatu hari nanti, amin!!!

Pucak Teaching Farm

matahari pagi yang begitu cerah menghangatkan hidup ini

Wall

Bersandar sejenak dari hidup yang cukup berat.

Semangat Art

Seni yang bgitu indah dapat memberikan kita sebuah semangat dalam menjalani hidup ini.

This is me

Berbuatlah segera,sebelum engkau tak mampu lagi berbuat. By : Ibnu Ilmar

Wednesday, June 15, 2011

EMPAT DASAR MENGANGKAT

Sebelum mengangkat objek, perawat harus memutuskan bahwa objek tersebut dapat diangkat oleh satu orang secara aman, jika perawat merasa bahwa objek tersebut terlalu berat atau terlalu besar, perlu meminta bantuan orang lain. Selain itu, perawat harus mengkaji motivasi klien dan kemampuannya dalam membantu untuk pemindahan atau perubahan posisi.

  1. Posisi berat: berat yang akan diangkat harus sedekat mungkin dengan pengangkat. Posisi ini menempatkan objek yang akan diangkat dalam level yang sama dengan pengangkat.
  2. Ketingginan objek: objek yang paling tinggi untuk diangkat secara vertical adalah ketinggian 15-20 cm dibawah ukuran pinggang orang yang mengangkat objek.
  3. Posisi badan: pengangkat harus berposisi bokongnya lurus sehigga kelompok otot multiple bekerja bersama-sama
  4. Berat maksimal: objek terlalu berat jika besar lebih dari 25-30% dari tubuh pengangkat.

LANGKAH:

1. Berdiri dekat objek yang akan dipindahkan sehingga pusat pengangkat gaya gravitasinya lebih dekat dengan objek.

2. Perbesar dasar penyokong dengan menempatkan kaki secara terpisah. Cara ini mempertahankan keseimbangan tubuh dengan lebih baik dan mengurangi resiko jatuh.

3. turunkan pusat gravitasi anda terhadap objek yang akan diangkat. Cara ini meningkatkan keseimbangan tubuh dan memugkinkan keklompok otot untuk bekerja bersama secara sinkron.

4. pertahankan kesejajaran yang baik dari kepala dan leher dengan tulang belakang, jaga agar bokong tetap lurus, untuk mengurangi risiko cedera vertebra lumbal dan kelompok otot (Owens, Welden, dan Kane, 1999 dalam Perry Potter)


(Sumber : Perry, Peterson, Potter; Buku Saku Keterampilan dan Prosedur Dasar)

Wednesday, May 11, 2011

SELAMAT HARI PERAWAT INTERNASIONAL 12 MEI 2011

Perawat atau Nurse berasal dari bahasa latin yaitu dari kata Nutrix yang berarti merawat atau memelihara. Perawat adalah profesi yang difokuskan pada perawatan individu, keluarga, dan masyarakat sehingga mereka dapat mencapai, mempertahankan, atau memulihkan kesehatan yang optimal dan kualitas hidup dari lahir sampai mati.

Den Haag - Tanggal 12 mei adalah hari keperawatan dunia. Dimana tema yang diangkat untuk International Nursing Day tahun ini adalah “Closing the gap : Increasing access and equity”.
Sejarah hari kepertawatan dunia ini sendiri tak lepas dari peran Florence Nightingale. Florence Nightingale (Firenze, Italia, 12 Mei 1820 - 13 Agustus 1910) adalah pelopor perawat modern. Ia dikenali dengan nama The Lady With The Lamp dalam bahasa Inggris yang berarti “Sang Wanita dengan Lampu” ) atas jasa-jasanya yang tanpa kenal takut mengumpulkan korban perang pada perang Krimea, di semenanjung Krimea, Rusia. Nama depannya, Florence merujuk kepada kota kelahirannya, Firenze dalam bahasa Italia atau Florence dalam bahasa Inggris.

Florence dilahirkan dalam keluarga berada dan tumbuh sebagai wanita yang menawan dan periang yang mempunyai masa depan yang cerah. Bagaimanapun penderitaan yang dilihatnya semasa peperangan di semenanjung Krim, Rusia, menyebabkan hati Florence Nightingale tersentuh melihat penderitaan tentara yang luka dan dibiarkan saja dalam rumah sakit yang kotor.

Florence Nightingale menghidupkan kembali konsep penjagaan kebersihan rumah sakit dan kiat-kiat juru rawat. Florence Nightingale memberikan penekanan kepada pemerhatian teliti kepada keperluan pasien.

Tuesday, April 19, 2011

Monday, April 18, 2011

IRlGASI LUKA

A. Peralatan

1. Sarung tangan steril

2. Kom steril

3. Larutan irigasi (200 - 500 ml sesuai pesanan) dihangatkan pada suhu tubuh

4. Spuit irigasi steril (kateter karet merah steril sebagai penghubung untuk luka dengan lubang kecil)

5. Kom / nierbekken bersih untuk menampung larutan

6. Tray balutan steril dan Set balutan ( gunting, pinset, forsep), nierbekken

7. Bantalan tahan air

8. Jeli pelumas dan spatel lidah (tidak menjadi keharusan)

9. Sarung tangan sekali pakai

10. Set balutan ( gunting, pinset, forsep), Nierbekken

11. Kasa besar, kasa kecil, bantalan kasa

12. Balutan kasa ekstra

13. Plester

14. Kantung plastik untuk sampah

15. Selimut mandi, bantalan tahan air

16. Aseton

PERAWATAN BALUTAN GANGREN

A. Peralatan

1. Sarung tangan steril

2. Sarung tangan sekali pakai

3. Set balutan ( gunting, pinset, forsep, l klem arteri, gunting nekrotomi), nierbekken

4. Duk steril, Kasa besar, Kasa kecil, bantalan kasa

5. Balutan kasa ekstra dan surgipad atau bantalan ABD

6. Kom untuk larutan antiseptik atau larutan pernbersih

7. Nalrium Klorida atau H2O steril

8. Salep yang diresepkan dokter

9. Larutan pembersih yang diresepkan dokter

10. Plester

11. Kantung plastik untuk sarnpah, ember

12. Selimut mandi, Bantalan tahan air,terpal plastic

13. Larutan peroksida (jika diperlukan)

PERAWATAN BALUTAN BASAH KE KERING

A. Peralatan
  1. Sarung tangan steril
  2. Sarung tangan sekali pakai
  3. Set balutan ( gunting, pinset, forsep), nierbekken
  4. Duk steril, kasa besar, kasa kecil, bantalan kasa
  5. Balutan kasa ekstra dan surgipad atau bantalan ABD
  6. Kom untuk larutan antiseptik atau larutan pembersih
  7. Normal satin atau H2O steril
  8. Larutan pembersih yang diresepkan dokter
  9. Pester
  10. Kantung plastik untuk sampah
  11. Selimut mandi, bantalan tahan air
  12. Aseton (jika diperlukan)

PERAWATAN BALUTAN KERING

A.Peralatan
  1. Sarung tangan steril
  2. Sarung tangan sekali pakai
  3. Set balutan ( gunting, pinset, forsep)
  4. Nierbekken
  5. Kasa besar, kasa kecil, bantalan kasa
  6. Balutan kasa ekstra dan surgipad atau bantalan ABD
  7. Kom untuk larutan antiseptik atau larutan pembersih
  8. Salep anti septik (jika diperlukan)
  9. Larutan pembersih yang diresepkan dokter
  10. Larutan garam fisiologis atau H2O steril
  11. Plester
  12. Aseton
  13. Kantung plastik untuk sampah
  14. Selimut mandi